Tes Sumatif Modul 5

Tes Sumatif Modul 5

Tes Sumatif Modul 5 - Kabar gembira untuk bapak/ibu guru yang ingin mengikuti Pelatihan Profesional Guru (PPG), PPPK, CPNS Tahun 2021, berikut ada beberapa Soal dan Jawaban Tes PPG Sumatif Modul 5 dimana bapak/ibu guru bisa belajar.

Tes Sumatif Modul 5 Profesional


Berikut Tes Sumatif Modul 5

1. Beni dimarahi oleh guru karena membolos, pada saat masuk ke kelas dia membanting kursi karena merasa kesal. Bentuk mekanisme pertahanan diri yang dilakukan berupa…
a. Represi
b. Displacement
c. Proyeksi
d. Fiksasi

2. Di hari pertama masuk sekolah SD, Tora menagis ketika diantar orang tuanya. Dia merasa takut ketika ditinggal orang tuanya. Dia tidak terbiasa jauh dari orangtuanya. 
Kondisi tersebut contoh mekanisme pertahanan diri … 
a. Sublimasi
b. Proyeksi
c. Fiksasi
d. Rasionalisasi

3. Pola asuh orang tua mempengaruhi pembentukan kepribadian individu. Dalam pendekatan person centered, pola asuh orang tua merupakan bagian dari… 
a. Organisme
b. Self
c. Medan fenomenal
d. Lingkungan


4. Seorang siswi terobsesi bersikap seolah-olah anak orang kaya di hadapan teman temannya padahal sebenarnya dari keluarga sederhana. Hal ini merupakan contoh inkongruensi.... 
a. Real Self Vs Self Concept
b. Ideal Self Vs Self Concept
c. Ideal Self Vs Real Self
d. Ideal Self Vs Self awareness

5. Ketika Roni menentukan jurusan studi lanjut, dia mengikuti pilihan orang tuanya. Dalam pendekatan gestalt, kondisi ini merupakan contoh dari mekanisme…
a. Introjeksi
b. Projeksi
c. Konfluensi
d. Holisme

BACA JUGA

Soal PPPK Mapel PKn PGSD
Soal PPPK Mapel Pedagogi PGSD
Soal PPPK Mapel Pedagogi SMP
Soal PPPK Mapel Bahasa Indonesia
Soal PPPK Mapel IPA PGSD
Soal PPPK Mata pelajaran Matematika PGSD
Soal PPPK Mata pelajaran Geografi
Soal PPPK Mata pelajaran Sejarah
Soal PPPK Mata pelajaran Sejarah
Soal PPPK Mata pelajaran Bimbingan Konseling
Soal PPPK Profesional
Soal PPPK Pedagogi SMP IPA

6. Koko mengalami konflik dengan ayahnya. Dia lalu meminta konseling. Konselor mengaplikasikan teknik konseling gestalt dengan cara meminta Koko berdialog secara berkesinambungan dengan memainkan dua peran (dirinya sendiri dan ayahnya). Teknik yang digunakan konselor merupakan teknik.…
a. Bermain Proyeksi
b. Pembalikan
c. Empty chair
d. Bahasa “Saya”

7. Seorang ibu yang tidak pernah menginginkan anaknya, tetapi merasa bersalah sehingga menjadi terlalu cemas terhadap anak-anaknya, merupakan contoh level kesadaran...
a. Disimbolisasikan secara akurat
b. Terdistorsi
c. Disimbolisasikan dengan makna berbeda
d. Diabaikan

8. “Lulus kuliah tepat waktu itu sangat penting, dan kalau saya tidak bisa lulus kuliah tepat waktu maka saya gagal”. Kondisi tersebut mencerminkan jika pribadi tersebut bermasalah karena....
a. Adanya conditions of worth
b. Mengalami inkongruensi
c. Melakukan sikap defensif
d. Mengalami disorganisasi

9. Belajar dapat dilakukan dengan mengamati apa yang dilakukan oleh orang lain atau lingkungan sekitar. Pernyataan tersebut sesuai dengan konsep dari teori…
a. Classical conditioning
b. Vicarious learning
c. Konstruktivisme sosial
d. Modeling

10. Megi seringkali terganggu dengan keyakinan untuk selalu sempurna dalam mengerjakan tugas. Konselor lalu memberi kesempatan Megi untuk mengerjakan tugas seadanya guna melawan pikiran irasionalnya. Teknik Konseling Rational Emotive Behavior yang diterapkan adalah…
a. Rational Role Reversal
b. Behavioral Disputation
c. Role Playing
d. Exposure

11. Saat anak menangis menjerit-jerit diabaikan, setelah anak diam menangisnya selama 10 detik-20 detik-1 menit lalu diberi penguatan positif. Teknik konseling perilaku yang digunakan tersebut merupakan.... 
a. Reinforcement
b. Punishment
c. Time Out
d. Extinction

12. ”Apakah yang kamu lakukan akhir-akhir ini dapat membantumu memenuhi keinginanmu?” Respon konselor tersebut dilakukan pada tahap...
a. Eksplorasi kebuthan dan keinginan
b. Eksplorasi arah dan tindakan
c. Evaluasi diri
d. Pembuatan rencana

13. Strategi untuk mengubah sudut pandang konseli dari sisi negatif dari suatu peristiwa menjadi sudut pandang dari sisi positif merupakan teknik....
a. Metafora
b. Reframing
c. Renegosiasi
d. Paradoxical prescription

14. Ketika seseorang makan masih mempertimbangkan “rumah makan/restoran ber-merk” kondisi tersebut menunjukkan pemenuhan kebutuhan......
a. Power
b. Survive
c. Love and belonging
d. Fun

15. Tingkah laku belajar terjadi karena adanya asosiasi antara tingkah laku dengan lingkungannya. Pernyataan tersebut sesuai dengan konsep dari teori...
a. Classical conditioning
b. Social learning
c. Operant conditioning
d. Reinforcement

16. Kegiatan utama konseling REB adalah membebaskan konseli dari ide-ide dan pemikiran-pemikiran yang irasional dan belajar mensubtitusikan ide-ide yang rasional dalam dirinya. Salah satu peran konselor dalam konseling REB adalah menantang self-defeating konseli, maka peran konselor dalam hal ini adalah sebagai...
a. Counter-propagandist
b. Ahli bahasa
c. Penasihat
d. Model

17. Teknik berbasis pertanyaan spesifik dalam proses konseling SFBC yang bertujuan untuk melihat kemajuan pada diri konseli terkait pemecahan masalah yang ia susun adalah…
a. Pertanyaan coping
b. Pertanyaan terbuka
c. Pertanyaan refleksi
d. Pertanyaan berskala

18. Pak Dani menggunakan pendekatan SFBC tidak memandang Ais sebagai konseli yang memiliki masalah psikologis yang perlu didiagnosis secara mendalam agar diketahui penyebab masalah secara pasti dan dapat diberikan pemecahan masalah secara akurat. Menurut pendekatan SFBC apa yang dilakukan oleh Pak Dani sebenarnya merupakan asumsi bahwa…
a. Konselor tidak bisa memahami secara pasti tentang penyebab masalah individu
b. Cara pandang individu terhadap masalah berbeda dan dapat berubah sewaktu-waktu
c. Konseli sebenarnya sudah memiliki alternatif penyelesaian masalahnya sendiri. 
d. Masalah adalah bagian yang tidak perpisahkan dari kehidupan manusia

19. Dalam sebuah sesi konseling, Nani mengungkap penyebab nilainya rendah dalam pelajaran IPA karena tidak dapat mengelola waktu belajarnya. Selanjutnya konselor menyegerakan untuk fokus pada hal-hal sukses pada diri 
Nani ketika mendapatkan nilai yang bagus dalam IPA. Dalam pendekatan SFBC, maka yang konselor lakukan sedang menitik-beratkan pada....
a. Perilaku konseli
b. Pemecahan masalah konseli
c. Hubungan kolaboratif antara konselor dan konseli
d. Pola kognitif konseli

20. Pada proses konseling naratif, konselor memiliki tugas untuk...
a. Menganalisis setiap pengalaman menyakitkan yang terjadi dalam kehidupan konseli
b. Mengajukan pertanyaan kepada konseli tentang sumber penyebab masalah
c. Membantu konseli untuk membangun alur cerita yang disukai
d. Membantu konseli memprediksi dampak dari masalah yang dialami.

21. Dalam proses konseling kreatif, konseli diajak untuk mendiskusikan permasalahannya menggunakan berbagai teknik kreatif tertentu hingga memiliki insight baru yang membantunya merupakan tahap...
a. Focus
b. Rapport
c. Contract
d. Funnel

22. Dengan jumlah konselor dan konseli selalu tidak seimbang, sementara waktu yang diberikan kepada konselor sangat terbatas dalam memberikan bimbingan kepada seluruh konseli, maka konselor dapat memberikan layanan……….
a. Layanan konseling individu
b. Layanan Advokasi
c. Layanan Konsultasi
d. Layanan Referal

23. Konselor dapat menggunakan konsultasi untuk membantu guru dalam memahami perilaku-perilaku bermasalah dari siswa-siswa tertentu, merencanakan dan mengimplementasikan strategi-strategi kelas untuk mengatasi perilaku-perilaku ini dan membantu perkembangan siswa. Hal ini didapatkan ketika konselor berkonsultasi dengan……
a. Guru mata pelajaran
b. Kepala sekolah
c. Staff sekolah
d. Kepala Dinas

24. Jika dalam tahapan referral, konseli dengan tegas mengatakan "tidak" maka konselor harus…
a. Menghormati keputusan konseli
b. Tetap membantu konseli
c. Menutup sesi konseling
d. Memaksakan kepada konseli

25. Perbedaan penting antara prosedur referal dan terminasi dalam konseling adalah bahwa referal berarti bahwa konseling perlu dilanjutkan meskipun dilakukan dengan konselor atau profesional lain, sedangkan terminasi…
a. Pemutusan sepihak proses konseling
b. Pemberian jeda dalam proses konseling
c. Pemeberian waktu sementara untuk konseli
d. Selesainya proses konseling

26. Kelompok yang layak menerima layanan advokasi adalah populasi yang mengalami masalah dalam keadilan sosial, contohnya…….
a. Gay/LGBT
b. Disabilitas
c. Anak Jalanan
d. Semuanya benar

27. Konselor sekolah profesional memiliki pengetahuan tentang berbagai sumber daya yang dapat digunakan dalam proses advokasi baik sumber daya yang berasal dari dalam maupun luar sekolah, contohnya……
a. Professional, Lembaga, kelompok masyarakat
b. Professional, masyarakat, keluarga
c. Organisasi pemerintah, keluarga
d. Lembaga, Organisasi pemerintah, rekan sejawat

28. Seorang konselor sekolah profesional harus dapat memulihkan diri kembali atau coping diri untuk menghindari kejenuhan, yang disebut……
a. Keterampilan organisasi
b. Keterampilan Pemecahan Masalah
c. Keterampilan Self-care
d. Keterampilan Asessment diri

29. Dalam proses advokasi, konselor harus mampu mengumpulkan informasiinformasi tambahan dalam melengkapi hasil dari identifikasi masalah, mengumpulkan informasi ini dapat dilakukan melalui……….
a. Percakapan Informal
b. Survey lapangan
c. Manajemen informasi siswa
d. Semua benar

30. Konseli tampak memiliki masalah dengan kecanduan alkohol atau obat-obatan tetapi pada penyelidikan lebih lanjut terungkap bahwa masalah mendasarnya adalah masalah pelecehan seksual pada masa kanak-kanak. Dalam hal ini layanan yang harus konselor berikan adalah……….
a. Layanan advokasi
b. Layanan konsultasi
c. Layanan referral
d. Layanan mediasi

Posting Komentar untuk "Tes Sumatif Modul 5"